Catatan Pengabdian untuk Desa Gurun Panjang

Ketikan Gen Z
0

 

Catatan Pengabdian untuk Desa Gurun Panjang

Penulis : Afnan Murran Farras, dkk

Editor: Dawami, S.Sos, M.I.Kom

Perancang Sampul: Nur Hafizah

Penata Letak: Nini Nursima dan Shazrima

Pracetak dan Produksi: TafiDu Pers

Harga: Rp. 53.000

Link Shopee: https://shopee.co.id/product/553894295/18306577061?smtt=0.553913876-1653880375.9

    Buku ini memiliki kesan tersendiri dan sangat menarik untuk dibaca, dilihat dari paparan mahasiswa KKN tentang Pelepasan Mahasiswa KKN dari kampus menuju lokasi KKN di Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur. Mahasiswa KKN dilepas oleh Rektor dan Ketua Yayasan Tafaqquh Fiddin Dumai, dan langsung menuju ke kantor lurah Gurun Panjang. Kemudian menuju posko KKN. Suasana tersebut menggambarkan kehangatan karena di sambut oleh pihak Lurah dan perangkat kelurahan dengan penuh khidmat dan penuh kehangatan. Kelurahan Gurun Panjang adalah salah satu dari 7 Kelurahan yang ada di Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai, Kelurahan Gurun Panjang adalah Kelurahan terpinggir dari kelurahan yang lain. 

    Dari pusat kecamatan perjalanan menuju Kelurahan Gurun Panjang membutuhkan waktu sekitar 40 menit. Akan tetapi akses jalan menuju lokasi sudah bagus. Kelurahan Gurun Panjang memiliki penduduk yang majemuk karena didalamnya ada berbagai macam suku, mulai dari suku jawa, minang, melayu, batak dan bugis. Dalam sisi agama juga demikian, ragam agama ada didalamnya, mulai islam, Kristen protestan, katolik. Akan tetapi walaupun ada perbedaan, masyarakat Gurun Panjang hidup berdampingan dengan baik. Toleransi dalam ranah sosial mereka junjung tinggi, sehingga pada tahun 2017 Gurun Panjang mendapatkan gelar Kampong Rukun tingkat Provinsi Riau. KKN IAI Tafaqquh Fiddin Dumai Tahun Akademik 2020/2021 mengusung tema “Moderasi Beragama”. 

    Tema ini menarik, karena masyarakat perlu tahu, bahwa setiap perbedaan itu tidak perlu dijadikan penyebab perpecahan dan permusuhan, baik antar agama maupun sesama pemeluk agama itu sendiri. Dalam hal ini cicik dengan kondisi Gurun Panjang menjadi kampung percontohan dalam kerukunan. Program KKN berawal dari silaturahmi ke berbagai tokoh-tokoh yang ada di kelurahan Gurun Panjang mulai dari tokoh agama, ketua RT, karang taruna, LPMK sampai pada anggota DPRD. Pendataan yang dilakukan juga sampai kepada mendata lembaga Pendidikan, Ekonomi, Budaya dan rumah-rumah Ibadah. Melalui silaturahmi dengan para tokoh, mahasiswa menjadi mudah menjalankan program KKN. Kemudian dengan data-data yang dikumpulkan, mahasiswa KKN mudah menyusun program yang dilakukan, serta program berkelanjutan untuk mahasiswa KKN berikutnya. 

    Sebagai DPL, saya sudah merasa bahagia dan bangga kepada mahasiswa yang telah menjalankan program KKN selama 40 hari di kelurahan Gurun Panjang. Alhamdulillah, walaupun terkadang ada masalah di lapangan karena itulah pendewasaan dan harus diselesaikan di lapangan. Beberapa kali kunjungan, semua program bisa dijalankan dengan baik. Kepada pihak terkait yang terlibat langsung maupun tidak langsung, diucapkan terima kasih, karena sudah membantu mahasiswa dalam menyukseskan kegiatan KKN. Kepada pembaca saya sangat merekomendasi buku ini untuk dimiliki sebagai literatur tambahan mengenai khazanah keilmuan anda, selamat membaca!


Dumai, April 2022

Pengantar

 

Imam Wahyudi, M.Pd.I

(DPL Kel. Gurun Panjang)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)